Sejarah Gampong

Gerbang Meunasah Gampong Blang Krueng Baitussalam

Gerbang Meunasah Gampong Blang Krueng Baitussalam

Berdasarkan hasil cerita dari tokoh gampong dan para tetua gampong, Gampong Blang Krueng pada awal mulanya adalah sebuah sungai, di mana pada saat itu sungai tersebut digunakan sebagai alternative jalur transportasi. Pocut Siti salah satu anak dari Raja Bakoi (salah satu raja Aceh) pada saat itu juga pernah melalui jalur transportasi sungai tersebut. Namun seiring dengan pergantian waktu lama kelamaan sungai ini menjadi dangkal dan kemudian menjadi daratan dan lahan sawah.

Atas dasar fenomena alam inilah oleh Teuku Sabi tokoh masyarakat kharismatik (wafat 1933) sekitar tahun 1900 (informasi tetua gampong) mencetuskan nama Gampong Blang Krueng (sawah sungai). Namun sebelum lahirnya Gampong Blang Krueng, Gampong Blang Krueng  adalah gabungan dari 4 (empat) buah gampong yang berdiri sendiri-sendiri, ketiga gampong tersebut adalah:

  • Gampong Meunasah Trieng ( salah satu nama dusun sekarang).
  • Gampong Deah Lamkuta ( salah satu nama dusun sekarang).
  • Gampong Ujong Timpeun ( salah satu nama dusun sekarang).
  • Gampong Meunasah Bayi ( salah satu nama dusun sekarang).
Facebook Comments