Meriahnya Malam Pembukaan PORA XIII Aceh Besar

BLANGKRUENG.DESA.ID, Jantho |

Pembukaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII Aceh Besar berlangsung meriah di Stadion Mini Komplek Jantho Sport City (JSC) Kota Jantho, Senin malam (19/11/2018).
Pertunjukan demi pertunjukan dipentaskan dengan spektakuler dan menyihir penonton yang menyaksikan open ceremony yang berlangsung mulai pukul 21.30 WIB hingga 23.30 WIB.

Diantaranya menampilkan tarian kolosal dengan 650 penari Gurangsang, defile, pesta kembang api yang menerangi langit JSC dan ditutup dengan penampilan beberapa tembang hits artis nasional Cakra Khan.

PORA XIII Aceh Besar dibuka secara resmi oleh Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT, ditandai dengan pemukulan rapai, dan menyalakan obor PORA di kadron oleh srikandi anggar Aceh Ema Susana Madjaji, yang pernah meraih medali emas di PON dam Asian Games.

Pada kesempatan itu, juga diserahkan tropi juara umum PORA 2014 dari Walikota Banda Aceh Aminullah Usman kepada Ketua Umum KONI Aceh Muzakir Manaf. Selanjutnya Muzakir Manaf menyerahkan kepada Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali selaku penyelenggara untuk diperebutkan kembali.

Plt Gubernur Aceh dalam sambutannya menyampaikan, event olahraga empat tahunan propinsi Aceh itu diharapkan lahir bibit-bibit olahraga terbaik di Aceh dan menjadi sarana untuk menilai hasil pembinaan yang dilakukan di masing-masing daerah.

“Atlet berprestasi itu tidak muncul secara tiba-tiba. Ia hanya lahir dari proses latihan yang berkesinambungan dan kompetisi yang ketat. Karena itu jika ingin menjadi atlet berprestasi, latihan dan kompetisi harus diperbanyak,” kata Nova Iriansyah.

PORA, kata Nova, adalah wahana untuk memacu prestasi dan unjuk kebolehan, sebelum meningkat ke kompetisi yang lebih tinggi. Para atlet diminta bertanding secara sportif dan kreatif dengan tetap saling menghargai persaudaraan sebagai sesama anak bangsa.

Menurut Nova, Juara sejati adalah mereka yang punya tekad kuat, gigih dalam berlatih, serta jujur dalam bersikap. “Saya berharap, spirit sang juara itu ada pada diri kalian semua para atlet yang berlaga di PORA,” ujar Nova.

Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf, meminta para atlet menampilkan prestasi terbaik sehingga mereka nantinya bisa terpilih menjadi duta untuk mewakili Aceh di PON mendatang. Tak cukup di situ mereka juga harus terus berlatih sehingga pada ajang PON nanti bisa meraih medali emas buat Aceh.

“Pada malam ini yang hadir adalah atlet-atlet yang lolos dari Pra PORA sebagai seleksi awal peserta PORA dengan kriteria lolos 8 besar baik nomor beregu, maupun perseorangan. Semetara tuan rumah langsung dinyatakan lolos tanpa perlu mengikuti Pra PORA,” jelas Muzakir Manaf yang akrap disapa Mualem.

Sementara itu, Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, mengatakan PORA XIII diikuti oleh 5.762 yang terdiri dari 1.445 official, 230 pimpinan kontingen dan 4.087 atlet dari 23 kabupaten/kota se Aceh.

“Mereka akan bertanding pada 29 cabang olahraga yang dipusatkan di Kota Jantho dan kawasan lainnya di Aceh Besar serta beberapa Cabor di Kota Banda Aceh,” ungkapnya.

Menurut Mawardi, sebagai tuan rumah Pemerintah Kabupaten Aceh Besar serta seluruh panitia penyelenggara sangat menyambut dan menyiapkan event ini dengan sebaik-baiknya tentu dengan harapan seiring dengan prestasi olahraga untuk suksesnya PORA XIII tahun 2018 iTurut dihadiri oleh Asisten Deputi

Kemenpora RI, Forkopimda Aceh, Bupati dan Walikota se-Aceh, Wakil Bupati Aceh Besar Tgk H Husaini A Wahab, Forkopimda Aceh Besar, para SKPA, SKPK Aceh Besar, para Ketua KONI se-Aceh, Ketum PP PORA XIII Aceh Besar Drs Iskandar MSi, atlet serta ribuan masyarakat yang menyaksikan kemeriahan pembukaan PORA.ni.

 

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan